Welcome to my blog Welcome to my blog Artikel Saya
Pulsating Superman Logo Pointer WELCOME TO MY BLOG

Senin, 04 Mei 2015

PENCARIAN INTERNAL (SEARCHING INTERNAL) Algoritma dan Pemrograman 3

PENCARIAN INTERNAL

Searching adalah pencarian data dengan cara menelusuri data-data tersebut. Pada suatu data seringkali dibutuhkan pembacaan kembali informasi (retrieval information) dengan cara searching. Tempat pencarian data dapat berupa array dalam memori, bisa juga pada file pada external storage.
Searching adalah satu keterampilan penting yang harus dikuasai oleh siapapun yang senantiasa bersinggungan dengan dunia IT. Dengan ketrampilan yang satu ini, maka pada prinsipnya apapun yang kita inginkan dari  dunia maya bisa kita dapatkan. Hanya saja ketrampilan ini tidak banyak diperhatikan oleh setiap orang. Khususnya lagi oleh para mahasiswa.
Pencarian ( searching ) dibagi menjadi 2 yaitu :
  1. Pencarian Berurutan (sequential searching)
  2. Pencarian Biner (Binary Search)                                                                                                                                                                                                                                                              
    Pencarian (Searching)
    Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya kita sering melakukan pencarian data. Sebagai contoh, jika kita menggunakan kamus untuk mencari kata-kata dalam Bahasa Inggris yang belum diketahui terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Contoh lain dalam saat kita menggunakan telepon untuk mencari nomor telepon teman atau kenalan dan masih banyak contoh yang lain.
    Pencarian data juga sering disebut table look-up atau storage and retrieval information adalah suatu proses untuk mengumpulkan sejumlah informasi di dalam pengingat computer dan kemudian mencari kembali informasi yang diperlukan secepat mungkin.
    Algoritma pencarian ( search algorithm ) adalah algoritma yang menerima sebuah argument kunci dan dengan langkah-langkah tertentu akan mencari rekaman dengan kunci tersebut. Setelah proses pencarian dilaksanakan, akan diperoleh salah satu dari dua kemungkinan, yaitu data yang dicari ditemukan ( successful) atau tidak ditemukan ( unsuccessfull).
    Metode pencarian data dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencarian internal ( internal searching) dan pencarian eksternal (external searching). Pada pencarian internal, semua pada rekaman yang diketahui berada dalam pengingat computer sedangkan pada pencarian eksternal, tidak semua rekaman yang diketahui berada dalam pengingat computer, tetapi ada sejumlah rekaman yang tersimpan dalam penyimpanan luar misalnya pita atau cakram magnetis.
    Selain itu data pencarian juga dapat dikelompokkan menjadi pencarian statis (static searching) dan pencarian dinamis (dynamic searching). Pada pencarian statis, banyaknya rekaman yang diketahui dianggap tetap, pada pencarian dinamis, banyaknya rekaman yang diketahui bisa berubah-ubah yang disebabkan oleh penambahan atau penghapusan suatu rekaman.
    Ada dua macam teknik pencarian yaitu pencarian sekuensial dan pencarian biner. Perbedaan dari dua teknik ini terletak pada keadaan data. Pencarian sekuensial digunakan apabila data dalam keadaan acak atau tidak terurut. Sebaliknya, pencarian biner digunakan pada data yang sudah dalam keadaan urut.
    Pencarian Berurutan (sequential searching)
    Pencarian berurutan juga sering disebut pencarian linear merupakan metode pencarian yang paling sederhana. Pencarian berurutan menggunakan prinsip sebagai berikut : data yang ada dibandingkan satu per satu secara berurutan dengan yang dicari sampai data tersebut ditemukan atau tidak ditemukan.
    Pada dasranya, pencarian ini hanya melakukan pengulangan dari 1smapai dengan sejumlah data. Pada setiap pengulangan, dibandingkan dat ke-idengan yang dicari. Apabila sama, data telah ditemukan. Sebaliknya apabila sampai akhir pengulangan tidak ada data yang sama, berarti data tidak ada. Pada kasus yang paling buruk, untuk N elemen data harus dilakukan pencarian sebanyak N kali pula.
    Algoritma pencarian berurutan dapat dituliskan sebagai berikut :
    1          i ← 0
    2          ketemu ← false
    3          Selama (tidak ketemu) dan (i <= N) kerjakan baris 4
    4          Jika (Data[i] = x) maka ketemu ← true, jika tidak i ← i+1
    5          jika (ketemu) maka i adalah indeks dari data yang dicari, jika data tidak ditemukan
    Dibawah ini merupakan fungsi untuk mencari data yang menggunakan pencarian sekuensial.
    int SequentialSearch (int x)
    {
    int i =0;
    bool ketemu = false;
    while ((! ketemu ) && (i < Max)){
    if (data[i] == x)
    ketemu = true;
    else
    i++;
    }
    if (ketemu)
    return i;
    else
    return -1;
    }
    Deklarasi 2.2  Fungsi Untuk Mencari Data dengan Metode Sekuensial
    Fungsi diatas akan mengembalikan indeks dari data yang dicari. Apabila data yang ditemukan maka fungsi diatas akan mengembalikan nilai -1.
    Pencarian Biner (Binary Search)
    Salah satu syarat agar pencarian biner dapat dilakukan adalah data sudah dalam keadaan urut. Dengan kata lain, apabila data belum dalam keadaan urut, pencarian biner tidak dapat dilakukan. Dalam keadaan sehari-hari, sebenarnya kita juga sering menggunakan pencarian biner. Misalnya saat ingin mencari suatu kata dalam kamus.
    Prinsip dalam pencarian biner dapat dijelaskan sebagai berikut : mula-mula diambil posisi awal 0 dan posisi akhir = N-1, kemudian dicari posisi data tengah dengan rumus (posisi awal + posisi akhir) / 2. Kemudian data yang dicari dibandingkan dengan dat tengah. Jika lebih kecil, proses dilakukan kembali tetapi posisi akhir dianggap sama dengan posisi tengah -1. Jika lebih besar, proses dilakukan kembali tetapi posisi awal dianggap sama dengan posisi tengah + 1. Demikian seterusnya sampai data tengah sama dengan yang dicari.
     
     Nama                                                    : M.Ropianto
    NIDN:                                                    : 102867804
    Status                                                   : Dosen Tetap YAPISTA / STT Ibnu Sina
    Pengampuh Matakuliah                   : Algoritma dan Pemrograman 3

    kunjungi juga
    http://sttibnusinabatam.ac.id
     
     

Senin, 27 April 2015

Media Penyimpanan (Memori) Internal & Eksternal



Memori merupakan media penyimpanan data pada komputer, yang mana media  penyimpanan data dalam computer dibagi menjadi 2 jenis yaitu :

Memori Internal
Memori jenis ini dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Memori internal memiliki fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau program. Memori biasa terbagi dibedakan menjadi dua macam: ROM dan RAM. Selain itu, terdapat pula memori yang disebut CACHE MEMORI, CMOS, DRAM, SDRAM, DIMM.

a.    RAM (Random Access Memory).
Adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan  bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat menyimpan dan mengambil data dengan sangat c
epat. Pertama kali dikenal pada tahun 60′an. Hanya saja saat itu memori
semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic. Berdasarkan bahan pembuatannya, RAM dikelompokkan dalam dua bagian utama yaitu :

Ø Static RAM Secara internal,
setiap sel yang menyimpan bit data memiliki 4 buah transistor yang menyusun beberapa buah rangkaian flip flop. Dengan karakteristik flip flop ini, datayang disimpan hanyalah berupa hidup (high state) dan mati (low state) yang ditentukan oleh keadaan suatu transistor. Kecepatannya dibandingkan dengan dynamic RAM tentu saja lebih tinggi karena tidak diperlukan sinyal refresh untuk mempertahankan isi memory.

Ø Dynamic RAM
          Secara internal, setiap sel yang menyimpan 1 bit data memiliki 1 buah transistor dan 1  buah kondesator. Kondesator ini yang menjaga tegangan agar tetap mengaliri transistor sehingga tetap dapat menyimpan data. Oleh karena penjagaan arus itu harus dilakukan setiap beberapa saat (yang disebut refreshing) maka proses ini memakan waktu yang lebih banyak dari pada kinerja static RAM. Jenis DRAM ini juga mengalami perkembangan :

a.     EDO-RAM(Extended Data Out)
EDO-RAM memiliki fungsi seperti RAM, akan tetapi jenis ini mempunyai kemampuan kerja sangat tinggi dan cepat dalam membaca dan mentransfer data. Bentuk EDO-RAM adalah SIMM (Single Inline Memory Module). Slot memori pada motherboard 72pin.  

b.    SDRAM (Synchronous Dynamic RAM) SDRAM
adalah memori yang dapat mengases data atau informasi lebih cepat dari EDO-RAM. Bentuk SDRAM adalah DIMM (Dual Inline Memory Module). Slot memori pada motherboard 168 pin.

c.     DDR SDRAM(Double Data Rate Synchronous DRRAM) DDR SDRAM
adalah tipe memori generasi penerus SDRAM, yang memiliki kemampuan dua kali lebih cepat dari SDRAM. Slot memori yang digunakanDDR SDRAM memiliki jumlah pin lebih banyak dari SDRAM, yaitu184 pin.

d.    RDRAM(Rambus Dynamic RAM) RDRAM
adalah sebuah memori berkecepatan tinggi, digunaan untuk mendukung  prosesor Pentium 4.tipe RDRAM menggunakan slot RIMM,yang mirip dengan slot SDRAM .

e.      ROM (Read Only Memory)
Adalah jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan  pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data. Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS.


f.      PROM (Programable ROM)
ROM ini memberikan kesempatan bagi pemakai untuk mengubah data yang tersimpan  secara default. Sebuah alat yang bernama PROM Progammer bertugas “membakar” (burningin) chip ini. Dengan arus listrik yang kuat lokasi bit akan terbakar dan menunjukkan sebuah nilai (0 atau 1). Setelah melaui proses burningin, PROM ini tidak dapat lagi diubah ubah isinya.

g.    EPROM (Erasable Programable ROM)
Chip ini adalah perkembangan dari PROM. Hanya saja, eprom ini dapat dihapus isi yang terdahulu dengan menggunakan sinar ultraviolet. Sinar tersebut melewati celah dikumpulan chip. Dengan demikian, muatan yang tersimpan dapat terlepas. Dengan kata lain, EPROM dapat dihapus dengan sinar ultraviolet dan diprogram ulang secara elektrik.

h.    EEPROM (Electrically Erasable Programable ROM)
Chip ini tidak jauh berbeda dengan EPROM, tetapi EEPROM datanya dapat dihapus tanpa menggunakan sinar ultraviolet. Cukup gunakan pulsa listrik (electrical pulses). Jenis ROM seperti PROM, EPROM dan EEPROM tergolong ke memori stabil (nonvolatile memories) artinya, ketiga jenis memori ROM ini akan tetap menyimpan datanya walaupun ketika tidak dialiri arus listrik. Pada perkembangannya, chip EEPROM telah digunakan untuk BIOS dari sebuah motherboard. Dengan menggunakan teknik “flash”, isi dari BIOS pun dapat dibuat lebih baru (update). Akan tetapi, bahaya dari flashable BIOS adalah semua orang dapat mengubah isinya, termasuk juga virus. Jika telah diubah oleh virus, maka motherboard komputer yang dipakai itu tidak akan bisa dipakai kembali.

i.       CMOS (Compmentary Meta-Oxyde Semiconductor)
Adalah jenis cip yang memerlukan daya listrik dari baterai. Cip ini berisi memori 64-byte yang isinya dapat diganti. Pada CMOS inilah berbagai pengaturan dasar komputer dilakukan, misalnya peranti yang digunakan untuk memuat sistem operasi dan termasuk pula tanggal dan  jam sistem. CMOS merupukan bagian dari ROM.

j.        DRAM (Dynamic RAM)
Adalah jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung di dalamnya tidak hilang. DRAM merupakan salah satu tipe RAM yang terdapat dalam PC.

k.    SDRAM (Sychronous Dynamic RAM)
Adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disnkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz .

Memori Eksternal
 Merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program pada komputer. Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll. Hubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Konsep dasar memori eksternal adalah : Menyimpan data bersifat non volatile, baik pada saat komputer aktif atau tidak. Memori eksternal biasa disebut juga memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama. Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi  bagi penggunaan jangka panjang.





Nama                                                    : M.Ropianto
NIDN:                                                    : 102867804
Status                                                   : Dosen Tetap YAPISTA / STT Ibnu Sina
Pengampuh Matakuliah                   : Algoritma dan Pemrograman 3

kunjungi juga
http://sttibnusinabatam.ac.id



Minggu, 09 November 2014

PHP


Ada 8 macam tipe data pada PHP, diantaranya :

1. Integer
Tipe data integer adalah tipe data yang berguna untuk menyimpan bilangan bulat, bukan desimal. Sebagai contoh (1),(2),(3),(4),(5),(-1),(-2),(-3),(-4) dan lain-lain. Tipe data ini memiliki range antara -2,147,483,648 sampai dengan +2,147,483,648 platform 32bit.
Namun bila terdapat data diluar jangkauan tersebut, maka secara otomatis PHP akan mengkonversikannya ke dalam tipe data Floating Point.
Integer merupakan Tipe Data yang berisikan bilangan bulat negatif dan positif atautanpa ada nilai pecahan.
Tipe ini juga dapat dinyatakan dalam bentuk oktal (berbasis 8), desimal (berbasis 10), heksadesimal (berbasis 16). Seperti dalam contoh berikut :
            $oktal = 031;

            $desimal = 25;
            $heksadesimal = 0×10;

2. Double Floating
Tipe data floating point numbers biasa juga disebut dengan “double”, ” float” atau “real” adalah tipe data yang berguna untuk menyimpan bilangan desimal. Sebagai contoh (0.1),(1.3),(1.7),(1.8),(9.7),(2.4) dan lain-lain.
Contoh penulisannya :
<?php
          $a = 1.234;
         $b = 1.2e3;
        $c = 2E-6;
        $d = 1.2E8;
?>

3.   Boolean
Tipe Data ini adalah tipe data yang paling sederhana. Hanya berupa true atau false. Cara memasukan ke dalam variabel adalah dengan memberikan nilai true atau falsepada variabel tersebut. Penulisannya tidak dipengaruhi penggunaan huruf besar atau kecil.
Contoh penulisannya :
     <?php
              $a = TRUE; // bernilai 1
             $b = true; // bernilai 1
             $c = FALSE; // bernilai 0
            $d = false; // bernilai 0
      ?>
Setiap Tipe Data dalam PHP mempunyai Boolean untuk melakukan Seleksi Kondisi. dan Tipe Data tersebut akan memberikan nilai true atau false pada seleksi kondisi tersebut.
·Pada Variabel yang bertipe Data integer=0 (nol) mempunyai boolean false, selain itu true.
·Pada Variabel yang bertipe Data float=0.0 (nol) mempunyai boolean false, selain itu true.
·Pada Tipe Data string yang kosong, dan string="0" mempunyai boolean false, selain itu true.
·Array yang tidak mempunyai element mempunyai boolean false, selain itu true.
·Objek yang tidak mempunyai member mempunyai boolean false, selain itu true.
·Tipe NULL dan Variabel yang belum terisi mempunyai boolean false.

4.   String
String adalah sebuah tipe data yang terdiri dari kata, bisa berupa kata tunggal maupun kalimat. Penulisan string harus diapit oleh tanda petik, baik petik tunggal(‘ ‘) maupun petik ganda (” “)
Contoh penulisan tipe data string :

<?php
         $kata1 = 'string diapit petik tunggal';
         $kata2 = "string diapit petik ganda";
?>
Perbedaan antara petik ganda dan petik tunggal adalah, ketika kita menggunakan petik tunggal maka variabel tidak akan terbaca nilainya. Beda halnya dengan penggunaan petik genap yang akan membaca nilai dari suatu variabel.
Lebih spesifiknya :
<?php
           $kata = "Haloo Berooo";
           echo 'nama saya adalah $kata';
                     //jika menggunakan tanda petik tunggal browser
                   //akan menampilkan $kata
          echo "nama saya adalah $kata";
                    //jika menggunakan tanda petik tunggal browser
                   //akan menampilkan Haloo Beroo
?>
Jika string yang tertutup dalam tanda kutip ganda (” “), PHP akan menafsirkan escape sequence lebih untuk karakter khusus. Maka penulisan untuk karakter khusus tersebut harus ditambahkan slash didepan karakter tersebut.                                                              

5.   Objek
Tipe data object dibuat dengan tujuan agar para programmer terbiasa dengan OOP. Tipe data object bisa berupa bilangan, variabel atau fungsi. Data ini dapat dimasukkan ke dalam kode program sehingga meringkas beberapa fungsi dan memperkecil ukuran file.
Agar lebih mudah dapat menggunakan variabel dengan nilai string :
class Nama {

               var $jenis = “Beroo Haloo”;
                function ganti_nama($jenis) {
                 $this->jenis = $jenis;
                }
}
$nama = new Nama;

echo $nama->jenis;
$nama->ganti_nama(“Haloo Beroo”);
echo “<br>”.$nama->jenis;

Hasilnya :
Beroo Haloo

Haloo Beroo

6.   Array
Array atau Larik merupakan Tipe Compound Primitif, terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lain.
Tipe data array digunakan untuk menyimpan banyak data dalam satu variabel. Jenis array dalam php ada 3 (tiga) macam yakni :
·            Numeric Array
<?php
          $hari[0]="Senin";
          $hari[1]="Selasa";
          $hari[2]="Rabu";
          $hari[3]="Kamis";
          $hari[4]="Jum'at";
          $hari[5]="Sabtu";
          $hari[6]="Minggu";
                     //menampilkan tanpa perulangan.
           echo "sekarang adalah hari $hari[3] <br />" ;
                   //menampilkan menggunakan perulangan
                 //perulangan akan dijelaskan pada artikel berikutnya
           for($i=0;$i<=6;$i++){
                   echo $hari[$i]."<br/>";
           }
?>
Pada contoh numeric array diatas dapat disimpulkan bahwa pemanggilan data array tersebut menggunakan angka, angka dimulai dari 0 sampai jumlah data yang dimasukkan. $hari[0] adalah pemanggilan untuk data pertama, $hari[1] adalah pemanggilan untuk data kedua dan seterusnya.
·            Associative Array
<?php
$hari = array("Senin"=>"Ayam","Selasa"=>"Lele","Rabu"=>"Tempe","Kamis"=>"Tahu","Jum'at"=>"Teri","Sabtu"=>"Krupuk","Minggu"=>"Puasa");
    //menampilkan tanpa perulangan.
echo "Menu hari senin adalah $hari[Senin]" ;
?>
Pada contoh associative array diatas dapat disimpulkan bahwa pemanggilan data array tersebut menggunakan string yang ditentukan oleh kita, dengan kata lain pemanggilan menggunakan angka kita ganti menjadi string yang kita inginkan.

Multidimensional Array
Pengertian multidimension array adalah array didalam array. Pemanggilan array ini bisa menggunakan numeric array maupun associative array. $makan[0]["pagi"] dapat diartikan sebagai menampilkan nilai array pertama dan array pagi dari variabel makan, $makan["senin"]["pagi"] dapat diartikan sebagai menampilkan nilai array senin dan array pagi dari variabel makan.
<?php
       $makan = array(
              array("pagi"=>"bubur","siang"=>"ayam","sore"=>"bebek"),
             array("pagi"=>"bubur","siang"=>"tahu","sore"=>"tempe")
        );
             //menampilkan tanpa perulangan.
         echo "Menu makan pada hari senin pagi adalah " . $makan[0]["pagi"];
        echo "<br />";
        echo "Menu makan pada hari senin pagi adalah " . $makan[1]["sore"];
?>

7.   Null
NULL adalah Tipe Data yang tidak memuat apapun. Setiap Variabel yang diset menjadi Tipe Data NULL ini akan menjadikan Variabel tersebut kosong, seperti dalam penggunaan fungsi unset(). Cara untuk menset Variabel menjadi NULL adalah dengan memasukan nilai NULL pada variabel yang dimaksud seperti pada
Contoh berikut:
<?php
    # Nilai awal $foo adalan 10
    $foo = 10;
     # $foo akan menjadi NULL
    $foo = NULL;     
    # Sama dengan memanggil unset()
    unset($foo);
?>

8.   Resources
Tipe Data Spesial yang satu ini di khususkan untuk menyimpan resource, sumber atau alamat. Variabel tersebut hanya dapat diciptakan oleh suatu fungsi khusus yang mengembalikan nilai berupa resource seperti penggunaan fungsi fopen, opendir, mysql_connect, mysql_query dan semacamnya.


Nama                                                    : M.Ropianto
NIDN:                                                    : 102867804
Status                                                   : Dosen Tetap YAPISTA / STT Ibnu Sina
Pengampuh Matakuliah                   : Struktur Data

kunjungi juga
http://sttibnusinabatam.ac.id